Semua Tentang jerman

jerman

Negara Jerman adalah sebuah negara  yang berada di Eropa Tengah. Jerman adalah salah satu contoh negara maju di dunia. Secara astronomis wilayah Jerman terletak diantara 47 oLU – 55o LU dan 6o BT – 15o BT, dengan luas wilayah kurang lebih 357.050 km2. Batas-batas wilayahnya yaitu di sebelah barat berbatasan dengan Belanda, Belgia, Luxemburg, dan Perancis. Di sebelah selatan berbatasan dengan Swiss dan Austria. Di sebelah timur berbatasan dengan Ceko dan Polandia. Di sebelah utara berbatasan dengan Denmark. Dengan 82 juta penduduk, Jerman merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar diantara negara-negara anggota dari Uni Eropa dan tempat ketiga terbesar jumlah migran internasional di dunia. Jerman mempunyai sejarah kenegaraan yang panjang dan unik. Ada beberapa Negara yang pernah di jajah oleh jerman, di antaranya Belanda,  Togo, Kamerun, Burundi, Rwanda, Tanzania dan Namibia.

Awalnya, Jerman berbentuk Persatuan Jerman. Pada 1871 Jerman berdiri berbentuk Kekaisaran Jerman. Setelah Perang Dunia II, Kekaisaran Jerman terbagi menjadi dua negara, yaitu Jerman Barat (Republik Federasi Jerman) dan Jerman Timur (Republik Demokrasi Jerman). Kedua negara itu memiliki ideologi yang berbeda. Sejak penyatuan kembali (reunifikasi) Jerman Barat dan Jerman Timur pada 1990, Jerman memiliki nama resmi yang dikenal dengan istilah Republik Federasi Jerman. Saat sekarang, Jerman terdiri dari 39 Federasi yang berdaulat. Berlin merupakan ibu kota negara tersebut yang memiliki kepala negara yaitu Horst Kohler dan kepala pemerintahan (kanselir) yaitu Angela Merkel. Di Jerman ada beberapa kota besar, diantaranya München, Essen, Hannover, Wolsburg, Wupperrtall, Hamburg, dan Leipzig. Kota-kota tersebut juga memiliki keindahan dan keunikan. Negara Jerman adalah negara yang penduduknya mayoritas beragama protestan dan katholik dan bahasa yang dipakai adalah bahasa Jerman dengan mata uang Euro dan lagu kebangsaan Das Lied der Deutschen. Jerman  memiliki banyak industri, di antaranya industri otomotif, elektronik, kapal, pesawat senjata mesin, alat berat, farmasi, kimia, tekstil, baja, alat pertanian, alat transportasi, dan optik.

Sejarah Negara Jerman

peta jerman

Jerman mempunyai sejarah panjang sebagai salah satu Negara adidaya di dunia. Perang dunia I dan Perang dunia II menempatkan Jerman sebagai pelaku utama.  Pada awal Perang dunia I Jerman dapat mengalahkan Rusia, Perancis dan Belgia dalam waktu singkat, yang membuktikan besarnya kekuatan militer Jerman, walaupun pada akhirnya Jerman, Austria dan Hongaria akhirnya menyerah dalam PD I akibat dikeroyok oleh aliansi Inggris, Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat. Dampaknya Jerman dipaksa menandatangani perjanjian Versailles yang sangat merugikan dan menghancurkan ekonomi Jerman. Perjanjian ini juga memunculkan kelompok dan faksi-faksi politik, salah satunya Nazi yang dipelopori Adolf Hitler. Dengan kemampuan politiknya, orasi, dan kharisma yang dimiliki, Hitler berhasil menggalang dukungan sehingga partainya memenangkan pemilu di Jerman sehingga ia diangkat menjadi kanselir Jerman. Hitler kemudian kembali membangun kekuatan militer dengan mengabaikan isi perjanjian Versailles. Menjelang PD II, Jerman juga membangun aliansi dengan Negara totaliterisme lainnya yaitu Italia dan Jepang. Aliansi ini kemudian sedikit demi sedikit melakukan invansi ke negara-negara tetangganya, Jerman menyerbu Polandia tanggal 1 September 1939 dan dalam waktu singkat, Polandia jatuh ke tangan Jerman. Tidak cukup itu, Jerman juga menginvansi Belgia, Belanda, Prancis dan Luxemburg dengan mudah.

Target selanjutnya adalah Inggris, namun Jerman menghadapi perlawanan sengit dari armada Inggris, bahkan pasukan Jerman sempat dipukul mundur oleh pilot-pilot angkatan udara Inggris. Amerika Serikat akhirnya juga terlibat perang setelah kapal selamnya diserang oleh pasukan Jerman.  Jerman kemudian mulai mengalami banyak kekalahan setelah pasukannya kalah dalam pertempuran di Al-Alamin melawan pasukan Inggris dan kalah di Stalingrad oleh Pasukan Rusia. Jerman kemudian menyerah pada  PD II setelah Hitler bunuh diri di bunkernya tanggal 30 April 1945. Sejarah kelam tersebut menjadi pelajaran berharga buat Jerman, sehingga negara ini kemudian bangkit menata kehidupan dari puing-puing peperangan. Dalam waktu singkat, Jerman telah tampil menjadi imperium baru di dunia, namun dalam bidang industri, teknologi dan ilmu pengetahuan. Pusat-pusat industri dibangun dan mengalami perkembangan pesat. Sektor perekonomian yang paling banyak menghasilkan devisa adalah industry-industri yang meliputi industri mobil (Volks Wagen, BMW, Mercedes Benz, OPEL), industri elektronik, industri pesawat terbang, industri galangan kapal, baja, dan lokomotif dan obat-obatan.  Pusat-pusat industri di Jerman antara lain: Kota Essen  (industri alat pertanian), Leipzig (industry-industri), Wuppertall (industri tekstil), Hannover(industri gula),  Hamburg (industri galangan kapal), Berlin (industri kimia dan obat-obatan), Wolsburg (industri otomotif dan elektronik).

 

Sistem Pemerintahan Jerman

branderburgertour

Seusai perang Perancis-Rusia (1870-1871) sistem pemerintahan negara Jerman berubah menjadi sistem parlementer dengan kanselir pemegang pemerintahan. Kanselir pertama adalah Otto Von Bismarck. Pemerintahan yang sehari-harinya dipegang oleh Kanselir memegang peranan seperti perdana menteri. Posisi kanselir diraih secara otomatis oleh kandidat utama partai pemenang pemilihan umum federal. Jerman juga pernah menganut sistem pemerintahan demokrasi tapi tidak berlangsung lama, itu terjadi tahun 1933. Setelah itu pemerintahan dipegang oleh NAZI, sebuah rezim otoriter yang dipimpin Adolf Hitler dan membawa kehancuran dalam perang dunia II. Hal ini membuat Jerman terbagi menjadi dua yaitu Jerman Barat (Republik federal Jerman) dan Jerman Timur (Republik Demokratik Jerman). Setelah negara Jerman terpisah lalu pada tahun 1990 terjadi penyatuan kembali dengan diruntuhkannya tembok Berlin.

Sistem pemerintahan berubah menjadi sistem pemerintahan demokrasi yang berbasis ideologi berlandaskan prioritas hak-hak asasi manusia. Dalam pemerintahan Jerman, Parlemen dikenal sebagai Bundestag, yang anggota-anggotanya dipilih. Partai yang memerintah adalah partai dengan koalisi dominan di dalam parlemen ini. Selain Bundestag terdapat pula Bundesrat, yang anggota-anggotanya adalah perwakilan pemerintahan negara-negara bagian. Bundesrat sering disamakan dengan senat, meskipun pada kenyataannya memiliki wewenang yang berbeda. Walau secara konstitusional Jerman dipimpin oleh kanselir namun karena Jerman juga menganut sistem parlementer sehingga pimpinan negara dipegang oleh presiden yang dipilih setiap 5 tahun sekali. Jerman juga memiliki mahkamah konstitusi liberal, di mana setiap warga mempunyai hak  mengajukan keberatan berdasarkan konstitusi jika ia merasa hak asasinya dilanggar oleh pemerintah. Saat ini yang menjadi masalah dalam pemerintahan Jerman adalah mengenai penutupan pembangkit nuklir yang kerap menjadi sumber demonstrasi warga Jerman.

Kebudayaan Jerman

Kehidupan budaya di Jerman mempunyai banyak segi. Terdapat sekitar 300 teater tetap dan 130 orkes profesional antara Flensburg di utara dan Garmisch di se­latan. 630 museum seni rupa dengan koleksi serba aneka yang bertaraf tinggi menurut ukuran internasional membentuk jaringan museum yang unik. Seni lukis muda juga sangat hidup di Jerman dan telah mendapat tempat di dunia internasional. Dengan sekitar 94.000 judul buku baru yang diterbitkan atau dicetak ulang tiap tahun, Jerman juga tergolong negara perbukuan yang besar. 350 judul surat kabar harian dan ribuan judul majalah membuktikan perkembangan dunia media yang baik. Sukses baru juga tercatat oleh produksi film – tidak hanya di bioskop Jerman, melainkan di berbagai negara di dunia.

Jerman sebagai negara pujangga dan pemikir. Goethe, begitu pula Bach dan Beethoven. Walau begitu tidak tampak adanya kompetensi kultural pada Jerman sebagai nasion berbudaya. Berlin kian berkembang menjadi magnet bagi kelas kreatif dan tempat bercampur-baurnya aneka kebudayaan. Museum-museumnya mencerminkan seluruh sejarah umat manusia. Memorial Holocaust menguji kesanggupan bangsa Jerman untuk menghadapi sejarahnya. Secara mengesankan dibuktikannya bahwa politik ke­budayaan nasional telah menjadi kebutuhan pada abad ke-21. Di lain pihak, federalisme kebudayaan membangkitkan ambisi negara bagian. Politik kebudayaan memajukan lingkungan setempat. Contohnya daerah Ruhrgebiet di negara bagian Nord­rhein-Westfalen, yang dahulu dihuni oleh buruh tambang dan buruh pabrik baja. Sejak bertahun-tahun Ruhrgebiet mengubah wajahnya menjadi daerah budaya. Sebagai “Ibu Kota Budaya Eropa Ruhr 2010” diperlihatkannya, bagaimana lingkungan kreatif dapat membuka jalan ke masa depan.

Nama baik Jerman sebagai negara musik yang penting tetap terkait dengan nama penggubah seperti Bach, Beethoven, Brahms, Händel dan Richard Strauss. Mahasiswa datang dari seluruh dunia untuk belajar di perguruan tinggi musik, pencinta musik mengunjungi festival-festival – dari Festival Wagner di Bayreuth sampai Donaueschinger Musik­tage untuk musik kontemporer. Di Jerman terdapat 80 teater musik yang dibiayai oleh dana publik, yang terkemuka di antaranya gedung opera di Hamburg, Berlin, Dresden dan München serta di Frankfurt am Main, Stuttgart dan Leipzig. Orkes Fil­harmoni Berlin pimpinan dirigen Inggris terkenal Sir Simon Rattle dianggap sebagai yang terbaik di antara sekitar 130 orkes di Jerman. Kelompok “Ensemble Modern” di Frankfurt memajukan produksi musik kontemporer dengan mementaskan sekitar 70 karya baru per tahun, di antaranya 20 pagelaran perdana.

Sejak pertengahan abad ke-20, perkembangan musik kontemporer di dunia ikut ditentukan oleh pelopor-pelopor musik elektronis seperti Karlheinz Stockhausen († 2007) dan antipodenya yang mempertahankan tradisi, komponis opera Hans Werner Henze. Dewasa ini musik kontemporer memadukan beberapa gaya.  Dalam hal klub musik pun Jerman dapat membang­gakan banyak lokasi tenar, terutama di kota besar seperti Berlin, Köln, Frankfurt am Main, Stuttgart dan Mannheim. De­ngan adanya tren disko pada tahun 1970-an, rap/hiphop tahun 1980-an dan gaya techno tahun 1990-an, para DJ beremansipasi menjadi seniman nada dan produsen. Melalui teknik scratching, sampling, remix dan pemakaian komputer, piringan hitam berubah menjadi bahan baku untuk metamusik yang dapat diubah sesuka hati. Dua maha bintang klub musik pun datang dari Jerman, yaitu Sven Väth yang dijuluki “Godfather of Techno” dan Paul van Dyk.

Pendidikan, Ilmu, Penelitian

Jerman adalah negara penuh gagasan pendidikan dan ilmu, penelitian dan pengembangan mempunyai arti penting di sini. Dalam Eropa tanpa perbatasan dan dalam dunia yang pasarannya telah mengalami globalisasi, pendidikan menjadi sarana. Tanpa sarana itu, peluang yang diberikan oleh perbatasan terbuka dan jaringan pengetahuan global tidak dapat dimanfaatkan. Sistem pendidikan dan perguruan tinggi Jerman menjalani proses pembaruan mendalam yang telah mulai menunjukkan hasil pertama: Jerman termasuk di antara negara studi yang paling disukai, dan merupakan domisili lembaga-lembaga penelitian terkemuka dan tempat pengem­bangan paten-paten. Nama ilmuwan seperti Humboldt dan Einstein, Röntgen dan Planck telah meletakkan dasar bagi nama baik Jerman sebagai negara studi dan sebagai negara para insinyur dan penemu. Sejak abad pertengahan pemuda dari seluruh Eropa berdatang­an untuk menuntut ilmu di universitas yang baru didirikan pada waktu itu di Heidelberg, Köln atau Greifswald. Setelah reformasi universitas oleh Wilhelm von Humboldt (1767–1835), perguruan tinggi Jerman bahkan menjadi teladan bagi dunia akademis yang menjunjung prestasi.

Humboldt merancang universitas sebagai tempat mencari pengetahuan secara mandiri. Di tempat itu, penelitian dan pengajaran harus menjadi satu. Setelah Perang Dunia II, bidang ilmu berkembang ke segala arah. Hal itu diperkuat lagi oleh reunifikasi Jerman pada tahun 1990, sehingga dapat dikatakan belum pernah ada jumlah perguruan ilmiah dan disiplin ilmu sebesar yang ada sekarang. Orang yang ingin berkuliah di Jerman dapat memilih antara 370 lebih perguruan tinggi yang tersebar di seluruh wilayah. Apakah di kota besar atau di bentang alam yang hijau, apakah bertradisi panjang atau serba modern, apakah kecil dan tenang atau besar dan ramai – yang jelas, di hampir semua kota Jerman yang agak besar ada perguruan tinggi. Di negara bagian Nordrhein-West­falen saja terdapat 18 universitas dan perguruan tinggi dengan kewenangan promosi, 33 perguruan tinggi ilmu terapan dan perguruan tinggi tanpa kewenangan promosi, dan sembilan perguruan tinggi seni dan musik. Ba­nyak di antaranya didirikan pada tahun 1960-an dan 1970-an, era ekspansi perguruan tinggi. Dalam jangka waktu dua dasawarsa jumlah mahasiswa berlipat lima ketika itu.

Khususnya jumlah mahasiswi meningkat dengan cepat, dan kini hampir menyamai jumlah rekan laki-laki mereka. Dewasa ini sekitar dua juta orang muda berkuliah di Jerman. Pada tahun 2009, kuota pemula studi mencapai 43,3 persen dari angkatan lulus­an sekolah. Dengan kuota drop-out berjumlah hanya 23 persen, Jerman termasuk peringkat atas. Dalam hal promosi pun, posisi Jerman tinggi: 2,3 persen dari setiap angkatan meraih gelar doktor. Berbeda dengan keadaan di banyak negara lain, universitas swasta memainkan peranan yang relatif kecil: Lebih dari 90 persen mahasiswa berkuliah di institusi-institusi publik. Perguruan publik itu bekerja di bawah pengawasan dan pe­ngendalian negara, dan pada prinsipnya terbuka bagi setiap orang yang berhak masuk perguruan tinggi karena lulus gimnasium (atau memiliki ijazah lain sejenis). Selain perguruan tinggi negeri dan milik gereja, sejak tahun 1970-an didirikan pula banyak perguruan tinggi yang tak tergantung dari negara dan tidak berafiliasi dengan agama tertentu. Pembiayaannya bersumber pada iuran kuliah dan donasi.

Makanan Negara Jerman:

  1. Gulaschsuppe (Sup Gulasch)

Sup Gulasch adalah sup kental yang terbuat dari daging sapi (atau daging babi kalau di Negara Jerman) yang dicincang agak besar-besar. Orang Jerman biasanya memakan sup ini dengan roti. Bahan-bahan yang digunakan: Daging sapi, Kentang, Paprika, Bawang Bombay, Seledri, Anggur putih, Garam, Wortel, Cabai, Air.

  1. Bratwurst

Berasal dari kata Brat/braten yang berarti “goreng/menggoreng” dan Wurst (Sosis). Kita menyebutnya “Sosis Panggang” Orang Jerman makan sosis ini dengan salat kentang (Kartoffelsalat).

  1. Apfelstrudel

Apfelstrudel adalah kue yagn terbuat dari apel yang cukup terkenal di Eropa, berasal dari kata Apfel (apel) dan strudel(whirpool/eddy) dan merupakan kue tradisional Negara Jerman. Kue Apfelstrudel yang pertama dibuat pada tahun 1696.

  1. Apfelschorle

Apfelschorle adalah minuman atau soft drink yang sangat terkenal di Negara Jerman. Minuman ini terbuat dari jus apel dan soda (carbonated mineral water).

Apfelschorle mengandung sedikit kalori dan tanpa gula pengawet. Jadi benar-benar terbuat dari jus apel asli (55% s.d. 60% jus apel).

  1. Kartoffelsalat

Kartoffelsalat (Salad Kentang) adalah salad yang terbuat dari kentang rebus yang dipotong-potong , bawang Bombay mentah, mayonnaise, cuka, tomat, telur, milk dressing, daging sapi.

Masyarakat Negara Jerman

Jerman yang berpenghuni sekitar 82 juta orang jauh mendahului negara anggota Uni Eropa lainnya sebagai negara yang paling padat penduduknya. Jerman merupakan negara modern yang terbuka terhadap dunia luar. Masyarakatnya ditandai oleh keanekara­gaman gaya hidup dan ciri etnobudaya. Bentuk-bentuk kehidupan bersama telah menjadi lebih beragam, sedangkan ruang gerak bagi individu diperluas. Pembagian peran yang berlaku secara tradisional bagi laki-laki dan perempuan telah dilonggarkan. Meskipun terjadi perubahan dalam masyarakat, keluarga tetap merupakan kelompok relasi sosial terpenting, dan generasi muda meme­lihara hubungan sangat erat dengan orang tua mereka.

Masyakarat Jerman bersifat modern. Kebanyakan orang memiliki pendidikan yang baik, taraf hidup yang tinggi dalam perbandingan internasional, dan ruang gerak yang cukup luas untuk mengatur kehidupan secara individual. Biar begitu, masyarakat Jerman, sama dengan negara industri besar lainnya, kini menghadapi tantangan mengatasi masalah perkem­bangan demografis, khususnya penuaan masyarakat. Lagi pula dampak pembelahan Jerman di bidang kemasyarakatan belum diatasi sepenuhnya dua puluh tahun setelah terjadinya reunifikasi.

Dalam rangka globalisasi, Jerman melangkah juga ke arah masyarakat imigrasi modern dengan kemajemukan etnobudaya yang terus meningkat, sambil menggiatkan upaya untuk mengintegrasikan kaum migran ke dalam mayarakat inti secara wajar. Perubahan sosioekonomis yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir ini – dengan dipercepat oleh akibat krisis ekonomi dan keuangan global – telah menimbulkan keadaan penuh risiko sosial dan mengakibatkan kecenderungan diversifikasi masyarakat menurut kondisi hidup di bidang ekonomi. Laporan terakhir Pemerintah Federal mengenai kemiskinan dan kekayaaan mengungkapkan, bahwa setiap warga Jerman keempat diang­gap sebagai miskin atau harus dipelihara dari kemiskinan melalui pemberian negara. Menurut definisi UE, rumah tang­ga termasuk kategori “miskin”, kalau pendapatannya berjumlah kurang dari 60 persen pendapatan menengah. Untuk orang lajang, pendapatan menengah kini berjumlah sekitar 780 Eruo per bulan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s